• Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi
  • Berita
  • Kontak

id_ID ID
id_ID ID en_US EN

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program
  • Publikasi
  • Berita
  • Kontak

id_ID ID
id_ID ID en_US EN

Pers & Media

Press Release

30Okt Kesetaraan Gender & Inklusi Sosial

Suara Perempuan Pesisir dan Perempuan Adat di Lingkar Temu Tenurial

Jakarta, 28 Oktober 2026 – Ketimpangan penguasaan lahan dan wilayah tangkap laut di kawasan pesisir Indonesia terus memperluas jurang kemiskinan dan meminggirkan kelompok rentan, terutama perempuan nelayan dan perempuan adat. Dalam forum publik bertajuk “Lingkar Temu Tenurial: Kepastian Ruang Hidup Masyarakat Pesisir yang Responsif Gender untuk Kedaulatan Pangan” yang diselenggarakan oleh Landesa Indonesia berkolaborasi dengan Prodi Kajian Gender Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (SPPB UI) dan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) di Jakarta pada Selasa (27/10/2026), para pakar, akademisi, aktivis, serta perwakilan perempuan pesisir menyerukan integrasi yang nyata antara kepastian tenurial, kesetaraan gender, dan kedaulatan pangan nasional.
Selengkapnya
by Root Admin 30/10/2026
30Okt Kesetaraan Gender & Inklusi Sosial

Sistem Tenure Berperspektif Gender, Ketahanan Pangan dan Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kabupaten Nagekeo dan Ngada, Nusa Tenggara Timur

Tata kelola akses, kontrol, dan kepemilikan lahan dipengaruhi oleh hubungan sosial, termasuk relasi gender. Hal ini menyiratkan bahwa perspektif gender dan inklusi sosial (GESI) sangat penting dalam memahami hak dan pengelolaan lahan dan sumber daya alam. Di Indonesia, gender dan relasi sosial lainnya (misalnya etnisitas, kelas sosial ekonomi, kelas sosial, usia, agama, status perkawinan) beroperasi dalam tata kelola lahan dan sumber daya alam yang berbeda namun saling terkait, mulai dari keluarga inti, keluarga besar/klan, masyarakat, pasar, dan negara. Kajian Cepat ini berupaya untuk memahami bagaimana gender dan dimensi sosial lainnya membentuk tata kelola dan hak atas lahan dan sumber daya alam serta hubungannya dengan ketahanan pangan dan perlindungan lingkungan di daerah pedalaman atau konservasi mangrove di daerah pesisir di Indonesia. Penilaian ini berfokus pada tata kelola lahan dan sumber daya alam di Area Penggunaan Lain (APL).
Selengkapnya
by Root Admin 30/10/2026
08Okt Learning

Webinar Restorasi Mangrove, Hukum dan Kepemilikan Tanah | Aliansi Mangrove Global

Webinar ini menampilkan Profesor Madya Justine Bell-James, seorang ahli hukum lingkungan yang telah banyak menerbitkan karya tentang hambatan hukum terhadap restorasi pesisir dan isu-isu hukum terkait kenaikan permukaan laut, serta Mark West dan Mardha Tillah, dari Landesa, sebuah organisasi yang bekerja dengan masyarakat tentang hak atas tanah. Mereka berbicara tentang pekerjaan Landesa terkait hutan bakau di Teluk Benggala dan Asia Tenggara.
Selengkapnya
by Root Admin 08/10/2026
01Okt Masyarakat

Podcast NGOPI STARLING : Memulihkan Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang

United Nations • Perubahan iklim merujuk kepada perubahan jangka panjang suhu dan pola cuaca, biasanya disebabkan oleh kegiatan manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil.
Selengkapnya
by Root Admin 01/10/2026
  • 1
  • 2

Earned Media

Selengkapnya >>

30Okt Kesetaraan Gender & Inklusi Sosial

Suara Perempuan Pesisir dan Perempuan Adat di Lingkar Temu Tenurial

Jakarta, 28 Oktober 2026 – Ketimpangan penguasaan lahan dan wilayah tangkap laut di kawasan pesisir Indonesia terus memperluas jurang kemiskinan dan meminggirkan kelompok rentan, terutama perempuan nelayan dan perempuan adat. Dalam forum publik bertajuk “Lingkar Temu Tenurial: Kepastian Ruang Hidup Masyarakat Pesisir yang Responsif Gender untuk Kedaulatan Pangan” yang diselenggarakan oleh Landesa Indonesia berkolaborasi dengan Prodi Kajian Gender Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (SPPB UI) dan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) di Jakarta pada Selasa (27/10/2026), para pakar, akademisi, aktivis, serta perwakilan perempuan pesisir menyerukan integrasi yang nyata antara kepastian tenurial, kesetaraan gender, dan kedaulatan pangan nasional.
Selengkapnya
by Root Admin 30/10/2026
30Okt Kesetaraan Gender & Inklusi Sosial

Sistem Tenure Berperspektif Gender, Ketahanan Pangan dan Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kabupaten Nagekeo dan Ngada, Nusa Tenggara Timur

Tata kelola akses, kontrol, dan kepemilikan lahan dipengaruhi oleh hubungan sosial, termasuk relasi gender. Hal ini menyiratkan bahwa perspektif gender dan inklusi sosial (GESI) sangat penting dalam memahami hak dan pengelolaan lahan dan sumber daya alam. Di Indonesia, gender dan relasi sosial lainnya (misalnya etnisitas, kelas sosial ekonomi, kelas sosial, usia, agama, status perkawinan) beroperasi dalam tata kelola lahan dan sumber daya alam yang berbeda namun saling terkait, mulai dari keluarga inti, keluarga besar/klan, masyarakat, pasar, dan negara. Kajian Cepat ini berupaya untuk memahami bagaimana gender dan dimensi sosial lainnya membentuk tata kelola dan hak atas lahan dan sumber daya alam serta hubungannya dengan ketahanan pangan dan perlindungan lingkungan di daerah pedalaman atau konservasi mangrove di daerah pesisir di Indonesia. Penilaian ini berfokus pada tata kelola lahan dan sumber daya alam di Area Penggunaan Lain (APL).
Selengkapnya
by Root Admin 30/10/2026
08Okt Learning

Webinar Restorasi Mangrove, Hukum dan Kepemilikan Tanah | Aliansi Mangrove Global

Webinar ini menampilkan Profesor Madya Justine Bell-James, seorang ahli hukum lingkungan yang telah banyak menerbitkan karya tentang hambatan hukum terhadap restorasi pesisir dan isu-isu hukum terkait kenaikan permukaan laut, serta Mark West dan Mardha Tillah, dari Landesa, sebuah organisasi yang bekerja dengan masyarakat tentang hak atas tanah. Mereka berbicara tentang pekerjaan Landesa terkait hutan bakau di Teluk Benggala dan Asia Tenggara.
Selengkapnya
by Root Admin 08/10/2026
01Okt Masyarakat

Podcast NGOPI STARLING : Memulihkan Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang

United Nations • Perubahan iklim merujuk kepada perubahan jangka panjang suhu dan pola cuaca, biasanya disebabkan oleh kegiatan manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil.
Selengkapnya
by Root Admin 01/10/2026
  • 1
  • 2

Alamat

Grha Tirtadi, Jl. Pangeran Antasari 18A RT.007 RW.007, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Kode Etik dan Perilaku

Kebijakan Privasi

Ketentuan Layanan

Karir

Hubungi Kami

(021) 8062 7908

0818-079-77882

Ikuti Kami!

Instagram Linkedin

@ 2025 Landesa Indonesia All right Reserved